merindukanMu
Tuhan, bolehkah aku sedikit bercerita? aku ingin cerita tentang diriku yang merindukanMu. Sejak SD (atau mungkin sejak sebelum aku bersekolah), tiap kali ada peringatan yang ada ceramah agamanya entah itu peringatan hari Maulid Nabi Muhammad SAW, nifsu sya'ban, atau yang lain, aku selalu tidak terlalu mendengarkan seperti orang lain pada umumnya yang mendengarkan dengan khusyuk dan mencoba memahami maksud dari pidato sang kyai/ustadz, tapi tetap terekam dalam otak ku. Entahlah, rasanya sedikit membosankan dan aku mencoba beraktifitas sedikit yang nyeleneh atau aku tinggal tidur yang hanya mata terpejam saja. Seringkali aku dimarahi oleh kedua orang tuaku karena tidak memperhatikan isi dari ceramah tersebut. Dan aku juga tidak mengerti kenapa itu terus aku lakukan. Sungguh tega diriku tidak memperhatikan isi dari ceramah agama itu. Astaghfirullah. Tapi tuhan, sejak aku menjadi seorang mahasiswi, aku sungguh merindukan momen-momen itu. Bukan momen untuk bertemu dengan orang l...