Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Jawaban Atas Kepenasaranku

Mungkin ini maksud Tuhan tidak memberikan petunjuk tentangnya. Dia yang pernah datang dikehidupanku. Dia, lelaki 6 tahun lebih tua dariku. Dia yang perna mewarnai hidupku walau hanya beberapa minggu. Dia yang katanya sibuk "bekerja". Dia yang katanya sering ke luar kota untuk pekerjaan. Entah benar atau tidak. Dan dia yang tiba-tiba menghilang. Hai tampan, tahukah kamu bahwa kamu telah membuat hatiku nyaman? Tahukah kamu bahwa sampai beberapa jam yang lalu aku masih mengharapkanmu? Dan disaat itu juga, tahukah kamu aku masih menunggu kabar darimu? Mungkin aku terkesan bodoh, tapi sadarkah kamu bahwa aku jatuh hati padamu? Semalam aku tiba-tiba merindukanmu. Sengaja aku buka akun instagrammu, dan ternyata ada hal yang sangat mengejutkan. Ya. Jawaban-Nya atas kepenasaranku selama ini. Kamu tidak jauh beda dengan lelaki sebelum kamu. Sama-sama pembohong. Tahu apa persamaannya? Sama-sama membohongi wanitamu dan kamu kencan dengan wanita lain. Mungkin menurutmu itu bukan kencan...

AB Characteristic

Morning blogger!! Morning? Yap! Karena ini posting hari ketiga di tahun 2015 dini hari. Kali ini saya akan menulis yang gak galau seperti biasanya. (maklum saya lagi dilanda perasaan galau, pms, dan saya baru bangun tidur :3). Oke lanjut! Pada penasaran gak kali ini saya akan membahas apa? Laporan Proyek UAS? Laporan KP? Belajar buat UAS? Oh demi apa saya menulis seperti itu di blog?? -_-. Tidak! Saya tidak akan menuliskan itu disini karena sangatlah useless.  Dosen saya tidak akan membacanya, jadi percuma. Serius! Masih penasaran? Ada yang tahu gak? 'o'a Hmm.... Kali ini saya akan menuliskan apa yang ada pada diri saya. Yap! Golongan darah. Coba tebak golongan darah saya apa?? Cirinya seperti ini : - unik                             - berpikir rasional - stay cool                      - gak suka diganggu - tukang kritik   ...

Hai Hati Yang Lalu :D

Malam itu, malam pertama kali kita bertemu dimasa jomblomu. 3 Mei 2015. Saat itu juga aku baru saja tiba di kota aku merantau setelah menikmati quality time bersama keluargaku long weekend kemarin. Kita keluar berdua tanpa tujuan. Mengendarai motor tanpa tujuan karena masih ada sedikit canggung diantara kita setelah kejadian hampir 1 tahun yang lalu. Entah kemana tujuan kita sebenarnya, aku hanya nurut saja. Lalu ditengah perjalanan kau mengusulkan perjalanan  ke Madura, pulau sebrang kota Surabaya yang masih daerah Jawa Timur. Aku pun setuju meskipun sebenarnya esok hari masih ada UTS hari terakhir. Cukup jauh, cukup lama, kurang lebih 1 jam perjalanan, tapi lumayan menghiburlah ya. Hehe. Tapi jujur, setelah turun dari jembatan Suramadu, perjalanan masih sangat jauh untuk memasuki perbatasan kota Bangkalan (belok kiri) / Sampang (belok kanan). Disitu seperti desa, sepi pakek banget. Dan supir yang mengendarai bis/truk itu urakan. Ngawur banget. Ngeri ngliatnya. Setelah cukup jauh...

Ketika kamu terjatuh, kamu akan tahu siapa temanmu ^_^

"Ketika kamu sukses, temanmu akan tahu siapa kamu. Ketika kamu jatuh, kamu akan tahu siapa temanmu." Pernah tahu quote seperti itu? Aku cukup sering menjumpainya di berbagai socmed. Quote tersebut benar banget. Aku habis terkena musibah. Musibah yang cukup membuatku stres dan aku bingung bagaimana menanggapinya. Hampir 1 minggu yang lalu aku ada sidang KP (kerja praktek). Hampir semua teman-teman sekelasku sudah maju sidang. Semuanya ada 15 kelompok dan yang belum tinggal 2 kelompok, kelompokku dan 1 kelompok lainnya. Kelompok lainnya tidak bisa maju karena partnernya tidak ada kabar. Kelompokku? Aku tidak boleh maju karena tidak pernah bimbingan. Temanku sudah pernah aku ingatkan tapi dianya seperti agak "don't care". Aku sendiri paling gak bisa maksa orang, bisa pun itu tergantung orangnya. Dan akhirnya bingung kan waktu gini? Aku jadi korban, gara-gara temanku seperti itu. Kemudian aku kena kompen. Kalau di kampusku, kompen itu membayar sejumlah uang gara-...

kamu, kenangan 3 tahun yang lalu

Hai kamu :) Apa kabar? Semoga Allah selalu melindungi dan melancarkan segala keinginanmu. Amin O:) Sudah 3 tahun kita tak saling sapa. Kamu pernah melihatku lagi ketika aku sedang hangout bersama 2 sahabatku. Tapi.....aku tahu kamu takkan pernah menyapaku. Karena kamu tahu kalau aku paling tidak suka sama yg namanya 'mantan'. Jujur, terkadang aku masih ingin bertemu denganmu lagi. Memutuskan hubungan kita memang tindakanku. Asal kamu tahu saja, bukan aku sudah tak sayang denganmu, tapi aku sangat menginginkan sesuatu yang baru dalam hidupku. Selain itu juga karena aku tahu aku akan melanjutkan kuliah di kampus yang 95% adalah laki-laki, aku takut tergoda dan menduakanmu. Bisa saja aku mempertahankanmu. Sangat bisa. Karena aku orangnya setia. Tapi ada 1 hal yang perlu kamu tahu mengapa aku tetap memutuskan hubungan kita adalah, aku pernah membaca komentar di status mantanmu yang kebetulan temanku sejak TK, bahwasannya kamu lebih suka jika "dia" yang membalas smsm...

Karma

Suatu saat ketika kamu kembali, kamu akan merasakan bagaimana rasanya dikecewakan. Kamu ingin kembali dan memulainya dari 0 hingga terakhir kita berkomunikasi. Dan kamu (mungkin) sudah membayangkan betapa bahagianya kamu (dan aku) bersama lagi, bercanda tawa lagi seperti dulu. Kamu salah. Tidak seperti itu yang kamu dapatkan. Kamu akan merasakan kekecewaan itu bukan dalam berhari-hari atau bahkan berbulan-bulan, tapi kamu akan merasakan itu hanya dalam sekejap. Iya. Sekejap. Ibarat kertas yang baru saja kau beli, bukan kau gunakan dengan baik, kamu malah merobeknya hingga menjadi bagian-bagian kecil dari kertas yang kau robek. Bagaikan kaca yang baru saja dibuat. Ketika dibawa oleh 2 orang dari satu tempat ke tempat yang lain, malah ada yang menabraknya. Retak. Pecah. Hancur berkeping-keping hingga tak berupa. Sakit. Seperti itulah yang akan kamu rasakan. Sama seperti yang aku rasakan sejak terakhir kita bertemu hingga terakhir kita berkomunikasi. Atau bisa saja, kamu malah...

Terpukau

Gambar
Dear dee, aku memang kaku, aku memang tak sehangat dirimu, aku juga tak se-semangat dirimu dalam berkomunikasi dan memang aku tak terlihat tertarik dengan apa yang kamu bicarakan. Tapi dengan aku yang tampak seperti itu, bukan berarti aku tak merekam apa yang kamu lakukan untukku. Justru aku sedang merekamnya dalam memoriku, dan aku masih ingat kebaikan yang kamu lakukan untukku. Aku tidak pernah marah padamu meskipun kamu pernah marah padaku gara-gara  miss communication  untuk  first meet up  kita. Pernah memang aku terlihat marah denganmu, tapi itu karena aku lelah. Lelah raga dan pikiran. Kakak, aku hanya gadis biasa yang suka berkhayal dan mempunyai harapan besar denganmu untuk lebih serius. Mungkin lagu ini dapat mewakili apa yang aku rasakan. Aku tidak memaksamu untuk mau denganku, tapi aku akan lebih senang jika kamu juga merasakan apa yang aku rasakan. :) From your 'bakpao'