3 menit terhenti
iya . 3 menit.
itu yang aku alami ketika bertatap muka denganmu.
kamu, seorang lelaki 2 tahun lebih tua dariku.
sosok yang diam-diam memperhatikanku.
waktu itu aku hanya sekedar memberikan lauk
yang tak ku makan karena rasanya pedas banget (bagiku).
kamu datang dari lantai 2, aku menunggumu di lantai 1.
satu menit berlalu, aku me-chatting-mu kembali.
"ting tung".
nada yang keluar dari handphone mu.
aku menoleh,
dengan memerikan senyum tipisku agar tak terlihat gagu.
"ini mas", kataku sambil memberikan sebuah bungkusan.
entah apa yang kamu katakan,aku tak seberapa mendengarnya.
yang jelas kamu meyakinkan apa aku benar-benar tak mau lauk itu.
"iya beneran", kataku.
"makasih ya" . "iya sama.sama"
kita pun terdiam.
aku menatap matamu.
kamu menatap mataku.
mata kami saling bertatapan.
entah aku tak tahu akan berkata apa, begitu pula kamu.
saat itu waktu terasa terhenti.
tak ada yang mengganggu kami.
tak ada yang lewat saat itu.
3 menit kemudian, aku beranjak pergi.
"habis ini kemana?", tanyamu
"eh..ehh... ke....perpus", jawabku sambil gugup.
"duluan ya mas" . "iya. makasih ya, maaf ng-repotin"
"enggak kok" jawabku terakhir.
setelah berbalik,
entah apa yang baru saja terjadi, rasanya itu diluar kesadaranku.
ada rasa yang mencoba untuk menguak, tapi tertahan.
aku tersenyum :)
itu yang aku alami ketika bertatap muka denganmu.
kamu, seorang lelaki 2 tahun lebih tua dariku.
sosok yang diam-diam memperhatikanku.
waktu itu aku hanya sekedar memberikan lauk
yang tak ku makan karena rasanya pedas banget (bagiku).
kamu datang dari lantai 2, aku menunggumu di lantai 1.
satu menit berlalu, aku me-chatting-mu kembali.
"ting tung".
nada yang keluar dari handphone mu.
aku menoleh,
dengan memerikan senyum tipisku agar tak terlihat gagu.
"ini mas", kataku sambil memberikan sebuah bungkusan.
entah apa yang kamu katakan,aku tak seberapa mendengarnya.
yang jelas kamu meyakinkan apa aku benar-benar tak mau lauk itu.
"iya beneran", kataku.
"makasih ya" . "iya sama.sama"
kita pun terdiam.
aku menatap matamu.
kamu menatap mataku.
mata kami saling bertatapan.
entah aku tak tahu akan berkata apa, begitu pula kamu.
saat itu waktu terasa terhenti.
tak ada yang mengganggu kami.
tak ada yang lewat saat itu.
3 menit kemudian, aku beranjak pergi.
"habis ini kemana?", tanyamu
"eh..ehh... ke....perpus", jawabku sambil gugup.
"duluan ya mas" . "iya. makasih ya, maaf ng-repotin"
"enggak kok" jawabku terakhir.
setelah berbalik,
entah apa yang baru saja terjadi, rasanya itu diluar kesadaranku.
ada rasa yang mencoba untuk menguak, tapi tertahan.
aku tersenyum :)
Komentar
Posting Komentar