Tuhan Maha Romantis

Ketika udara jadi teman bicara
Dan indahnya bulan purnama
tak lagi kita lihat
Dari sudut yang sama

Barangkali memang itulah yang
terbaik bagi kita

Meski perih
Meski sepi

Sebab apa-apa yang baik
menurut kita
Tak selamanya baik
menurut Tuhan

Begitu sebaliknya

Ia yang maha tahu
dan kita bodoh

Jadi tersenyumlah,
Resapi segala keromantisan-Nya

Dan menjelmalah kita menjadi apa
yang disebut Muhammad Iqbal
"Tuhan Kecil"

Agar ketika Ia mengambil
keputusan
Ia akan 'mendiskusikannya
terlebih dahulu dengan kita

by. Azhar Nurun Ala
@AzharNurnAla
azharologia.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tertawan

죄송함니다